(sebuah catatan menjelang pagi)
Ada catatan kecil pagi ini,
tentang segalah hal yang berkenaan dengan pagi, mulai dari kamar mandi, tempat
tidur, sikat gigi,dan yang lain yang tak sempat aku sebutkan di sini. Namun ada
hal istimewa dari setiap pagi-pagi. Baik yang sudah berlalu atau yang masih
akan terjadi. Pagi adalah catatan pembuka yang selalu jadi bahan pembuka di
setiap halaman kita untuk menjalani pagi yang panjang. Yah semacam prolog untuk
sebuah jalannya cerita.
Nah karena tulisan ini merupakan
sebuah catatan di pagi hari, maka saya akan coba ceritakan tentang segala hal
yang menjadi misteri di setiap pagi. Tantentang semua prolong untuk menjalani
pagi yang panjang. Di pagi ini meski ada sedikit kabut kkecil yang menutup
awan, namun sinar matahari masih terasa hangat menyinari bumi. Bagitupun dengan
lembaran pertama yang aku buka sebagai halaman untuk hari ini. Meski terasa
agak lusuh kertas itu, namun masih begitu jelas tinta memeberi wana pada tiap
garis-garisnya.
Di pagi ini aku punya mimpi besar
untuk menulis semua kisah perjalananku , sebagai seorang petualang dunia
imajinasi yang panjang dengan pena dan kertas sebagai kapal pesiarku, akan aku
susuri semua benua di belahan bumi, akan aku jelajahi semua daratan di dunia.
Dan aku tulis tapalku di atas kanfas emas sebagai seketsa, yang menceritakan
semua kisah perjalanan itu pada setiap anak manusia, dan aku takkan hangus di
bakar waktu, dan hilang di terpa hujan serta angin.
Dan biarkan kerajaan yang kau
bangun tetap berdiri tegak, menantang waktu. Agar semua tahu kebesaran
negeriku, negeri dengan seribu mimpi di setiap pagi dan hari-harinya. Agar tak
ada manusia yang berkecil hati untuk semua mimpi mereka yang begitu besar,
namun takut untuk mewujutkannya.
Di sini, di sebuah pagi yang
berbeda dari pagi-pagi yang sebelunya, aku yakin bahwa semua mimpiku akan jadi
menara besar yang akan bias di lihat orang dari semua sudut dunia. Meski suatu
saat aku akan pergi entah kemana. Namun aku yangkin mimpiku akan teteap abadi
di setiap hati manusia yang selalu percaya dengan harapan.
Harapan aku pahami adalah bahan
bakar dari setiap mimpi kita, agar mimpi kita bias melaju kedepan dengan
kencangnya sampai ke tujuan. Tanpa harpan mimpi takkan ada gunanya. Dan jangan
penah berhenti dan menyerah pada setiap keadaan. Karena tuhan selalu memberikan
kita jalan selama kita mempunyai harapan sebagai bahan bakar tiap mimpi kita.
Maka di pagi ini aku hanya ingin
mengingatkan kita, tentang
mimpi,harapan, dan pagi-pagi yang terus memperbaharui wujudnya.
Surabaya 13 April 2013
Posted by , Published at 05.07 and have
0
komentar



