HANUN
Hanun,
 Saat aku tulis sajak ini
Adakah yang lebih perih dari kehilangan
Meski tak setiap kehilangan harus di tangisi dan di sesali.
Hanun,
Masih adakah kesunyian di pangkuanmu  yang hangat Malam ini
Sementara di balik rimbun semak itu
Masih aku dengar desah  ular-ular bercumbu mesra.
Hanun,
Jika malam ini ‘israil hadir di depanku
Akan aku tanyakan perihal malam padanya,
Masihkan malam mengerti tentang perihnya kehilangan.
Jika ia, maka akan aku nyanyikan sebuah kidung kesunyian untuknya
Agar aku bias terbang
Dan tidur lelap di haribaannya yang hangat
Sehingga tak kudengar lagi
Derak tangis paku keranda
Saat mengantarmu pergi dulu.
Lengkong 24 February 2013


share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Unknown, Published at 01.38 and have 0 komentar
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: